Sedotan plastik selalu masuk dalam daftar 10 besar sampah yang mencemari lautan. Hampir 90 persen sampah di laut mengandung plastik dan setidaknya sekitar 8 juta ton plastic telah mencemari lautan di dunia setiap tahun. Menurut data penelitian Divers Clean Action, perkiraan pemakaian sedotan di Indonesia sendiri setiap harinya mencapai 93,2 juta batang, atau jika dibentangkan jaraknya sama seperti 5 kali perjalanan pulang pergi Jakarta – Papua,  lho.

Kebutuhan untuk menggunakan sedotan plastik bisa diganti dengan menggunakan alternatif yang tidak terbuat dari plastik seperti berikut ini :

  1. Sedotan Bambu (triocean)

terbuat dari bamboo alami yang ringan, ramah lingkungan dan bisa dijadikan alternatif pengganti sedotan plastic. Sedotan jenis ini juga sesuai untuk digunakan dalam acara-acara pesta.

via junglestraws.com
  1. Sedotan Logam Alumunium

Sedotan logam terbuat dari aluminium, stainless steel dan titanium. Jenis sedotan ini lebih ramah lingkungan daripada sedotan sekali pakai karena mereka dapat digunakan kembali. Telah tersedia banyak sedotan logam yang dibuat dengan logam kualitas tinggi dan menyediakan sikat tambahan untuk mempermudah proses mencucinya. Beberapa juga bisa ditekuk layaknya sedotan plastik.

via articture.com
  1. Sedotan Kaca

Kaca merupakan material yang bisa digunakan kembali dan bisa menjadi alternatif pengganti sedotan plastik. Salah satu keuntungannya adalah transparan atau kaca bening memudahkan kita memastikan apa yang kita minum itu bersih. Namun sedotan kaca juga sangat beresiko pecah. Strawsome, salah satu penjual sedotan kaca, merokemdasikan agar kita membersihkannya di tempat cuci piring atau menggunakan pembersih sedotan stainless steel untuk memastikan kebersihannya.

Plastic in Inustry Association menyatakn bahwa tantangan yang sesungguhnya adalah mencciptakan produk sedotan yang bisa didaur ulang, bukan mengenyahkannya. Selain itu, ha yang perlu diperhatikan lainnya, mengenai tingkat kebersihan sedotan alternatif tersebut.

via cb2.com

Sumber : PlasticIndustry.org