Penelitian yang dilakukan Sara Mednick, Ph.D, dari Universitas California menunjukkan bahwa tidur siang idealnya berlangsung selama 15-30 menit. Namun ketika merasa sangat lesu dan sulit berkonsentrasi, tambahlah durasi tidur siang kamu sedikit lebih lama yakni menjadi 90 menit.

Meski begitu, jika durasi tidur siang kurang justru bisa menyebabkan kepala pusing setelah bangun. Untuk itu sebaiknya pasang alarm agar waktu tidur siang kamu cukup, tidak kurang atau berlebih.

Para ahli menyarankan untuk tidak berolahraga seusai tidur siang. Olahraga dapat menstimulasi otak sehingga tidur malam menjadi terganggu. Tips lain untuk mendapatkan manfaat tidur siang adalah konsisten dengan jadwal setiap hari. Dengan demikian, tubuh kamu dapat mengenali kapan untuk mengurangi energi sehingga dapat tidur siang dengan cepat dan tidak ada keluhan pusing setelah bangun.

Tidur siang diketahui juga dapat meningkatkan kreativitas, memori, kewaspadaan, dan juga mood. Rutin tidur siang dipercaya dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi resiko penyakit kardiovaskuler, loh. Tapi ingat ya, sekali lagi tidur siang cukup, tidak kurang atau lebih.

Sumber : womenshealthmag.com