Bergerak aktif dan tubuh berkeringat memang menyehatkan, namun kondisi keluar keringat yang berlebihan menjadi suatu penyakit. Dalam dunia medis kondisi tersebut disebut dengan Hiperhidrosis. Orang yang menderita Hiperhidrosis akan tetap berkeringat meski tidak melakukan aktivitas fisik yang berat atau sedang berada di udara panas. Penderita hyperhidrosis biasanya akan menghindari kegiatan sosial karena tidak percaya diri. Kondisi ini memang menganggu dan menyebabkan stigma bagi penderitanya.

Ada beberapa terapi pengobatan alternatif untuk mengurangi keringat berlebih, termasuk suntik botox dan melakukan bedah.

Sebagai alternatif pengobatan lain yang lebih praktis, kini telah hadir obat oles khusus penderita hyperhidrosis. Pada Juni 2018 lalu, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memberi izin edar pada obat oles yang disebut QBREXZA untuk mengatasi keringat berlebih di ketiak (primary axillry hyperhidrosis). Obat ini dibuat oleh perusahaan farmasi Dermira.

Obat oles Qbrexza dipakai sekali dalam sehari. FDA AS memberikan izin edar oba ini untuk pasien berusia di atas 9 tahun. Obat tersebut berguna untuk menghambat beberapa neutransmiter di sistem saraf pusat. Ketika dioleskan ke kulit, Qbrexza bekerja menghambat produksi keringat dengan menghalangi aktifnya kelenjar keringat.

Sumber : Foxnews