Cuci tangan menggunakan sabun dianggap sebagai salah satu cara penting yang bisa membantu menghilangkan bakteri, jamur dan parasite yang ada di kulit tangan. Pada dasarnya,Kuman-kuman tersebut bisa dengan mudah ditransfer lewat sentuhan. Beberapa kuman bisa menular ke orang lain bila tidak mencuci tangan. Untuk menghindari hal itu, kebiasaan selalu mencuci tangan ketika selesai melakukan sesuatu menjadi sangat penting, terutama setelah menggunakan toilet dan sebelum makan.

Nyatanya sabun batang yang sering kita gunakan mengandung lebih banyak kuman karena ketika bercampur dengan air, lemak sabun luruh dan berbusa. Kondisi ini membuat bakteri pada tangan menempel pada sabun batang. Cukup bilas sabun tersebut maka bakteri yang menempel akan berkurang.

Selain itu, keseringan menggunakan sabun batang membuat tangan menjadi lebih kering. Sabun batang memiliki pH lebih tinggi sehingga bisa menghilangkan kandungan minyak alami dari kulit.

Menurut Centre for Disease Control and Prevention, membersihkan tangan dengan sabun dan air hangat juga dipercaya mampu membunuh kuman. Untuk meminimalisasi risiko penyebaran kuman berbahaya, dianjurkan untuk menggunakan sabun cair sebagai sabun pencuci tangan.

Meski begitu, sistem isi ulang dari kemasan sabun cair dinilai bisa menjadi tempat terbaik bagi mikroba. Akan lebih baik jika kemasan sabun cair dibuang ketika selesai digunakan, pastikan juga mencucinya terlebih dulu sebelum diisi kembali dengan sabun.

Sumber : Boldsky